
UNIVERSITAS OSO – Prestasi membanggakan kembali diraih oleh keluarga besar Universitas OSO. Civitas akademika Universitas OSO memberikan apresiasi atas keberhasilan Ir. Hendi Santoso, S.I.K., M.Si., M.Kom., IPM., ASEAN Eng., CBEc (DataIntel), yang berhasil memperoleh pengakuan profesional sebagai ASEAN Engineer (ASEAN Eng.) dari ASEAN Federation of Engineering Organisations (AFEO). Pencapaian ini menjadi bukti atas komitmen dan dedikasi dalam meningkatkan kompetensi profesional di bidang keteknikan, ilmu pengetahuan, serta pengembangan teknologi di tingkat regional ASEAN.
Gelar ASEAN Engineer merupakan pengakuan profesional yang diberikan kepada insinyur yang telah memenuhi standar kompetensi dan kualifikasi teknik yang ditetapkan oleh Dewan AFEO. Dengan diraihnya sertifikasi tersebut, Hendi Santoso resmi menjadi bagian dari komunitas insinyur profesional ASEAN yang memiliki kapasitas untuk berkontribusi dalam pengembangan teknologi dan pembangunan berkelanjutan.
Bagi Universitas OSO, pencapaian tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan bagi pribadi Hendi Santoso, tetapi juga menjadi prestasi yang membawa semangat positif bagi seluruh civitas akademika. Keberhasilan ini menunjukkan pentingnya peningkatan kompetensi, pengembangan keilmuan, serta keberanian untuk bersaing dalam standar profesional tingkat internasional.
Rektor Universitas OSO, Dr. Yarlina Yacoub, S.E., M.Si., menyampaikan apresiasi atas pencapaian yang diraih oleh Hendi Santoso sebagai salah satu dosen Universitas OSO. Menurutnya, prestasi tersebut menjadi bukti bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan perguruan tinggi harus terus dilakukan secara berkelanjutan.
“Universitas OSO memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas capaian yang diraih oleh Bapak Hendi Santoso. Pengakuan sebagai ASEAN Engineer menjadi pencapaian yang membanggakan sekaligus menunjukkan komitmen dosen Universitas OSO dalam mengembangkan kompetensi dan keilmuan sesuai standar internasional,” ujar Dr. Yarlina Yacoub.
Ia berharap pencapaian tersebut dapat menjadi motivasi bagi seluruh civitas akademika Universitas OSO agar terus meningkatkan kemampuan, memperbarui keterampilan, dan memperluas wawasan keilmuan.
“Semoga prestasi ini menjadi inspirasi bagi seluruh civitas akademika Universitas OSO untuk tidak pernah berhenti meng-upgrade kemampuan, skill, dan pengetahuan keilmuan. Dunia terus berkembang, sehingga insan akademik harus terus belajar dan beradaptasi agar mampu memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, Hendi Santoso menyampaikan bahwa pencapaian ASEAN Engineer merupakan bentuk tanggung jawab untuk terus berkarya dan memberikan manfaat melalui pengembangan ilmu pengetahuan serta teknologi.
“Pencapaian ini merupakan wujud komitmen terhadap peningkatan kompetensi, profesionalisme, serta kontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan pembangunan berkelanjutan,” ungkapnya.
Selain mendorong peningkatan kapasitas profesional dosen, Universitas OSO juga terus memperkuat tata kelola pendidikan tinggi, terutama dalam pengembangan sumber daya dosen dan peningkatan kualitas akademik. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya Universitas OSO dalam menghadirkan pendidikan tinggi yang terarah, efektif, berkualitas, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Melalui semangat kolaborasi dan peningkatan kompetensi berkelanjutan, Universitas OSO terus mendorong seluruh civitas akademika untuk menghasilkan inovasi, memperkuat kontribusi akademik, serta mengambil peran dalam pembangunan nasional dan kawasan ASEAN. (Humas)